kometnews.id, TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang bersama 39 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kompak turun tangan, Kamis (16/4/2026). Bukan sekadar aksi simbolis, ini adalah gerakan “korve” (kerja bakti) terpadu untuk menyapu bersih titik rawan sampah, sungai, hingga saluran air.
“Sampah bukan cuma urusan DLHK. Ini tanggung jawab kita semua,” tegas Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, di tengah kesibukan aksi pagi itu.
📢 Inovasi: Dari Aduan ke Aksi, Sistem Berjenjang
Yang menarik, gerakan ini adalah tindak lanjut cepat dari instruksi Bupati Tangerang. Setelah sebelumnya fokus menangani aduan pencemaran industri, kini DLHK memperluas skala ke area publik:
· ✅ Pembersihan pasar tradisional
· ✅ Aliran sungai yang tersumbat
· ✅ Kawasan perkantoran dan pemukiman
Kepala Bidang (Kabid) DLHK, Hari Mahardika, menambahkan bahwa program ini dibekali sistem pembinaan dan pengawasan berjenjang.
“Kami berkomitmen terus melakukan edukasi dan pembinaan. Gerakan ini bukti aparatur negara hadir untuk masyarakat. Kami ingin membangun budaya sadar lingkungan yang dimulai dari barisan birokrasi sendiri,” ujar Hari Mahardika.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh tim dan jajaran yang terlibat dalam Gerakan Indonesia Asri hari ini. Kebersihan area parkir GUD, area belakang, depan, serta penataan tanaman menunjukkan sinergi yang luar biasa. Semoga semangat Asri April 2026 terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak. Terima kasih juga untuk Pak Kadis Casip dan Pak Sekban BKPSDM atas dukungannya. Sukses terus untuk kita semua!”. Tambah hari mahardika.
🎯 Target Nasional: Stop Open Dumping Juli 2026
Gerakan ini juga selaras dengan target Kementerian Lingkungan Hidup yang mewajibkan seluruh daerah menghentikan open dumping (pembuangan terbuka) di TPA pada Juli 2026.
Dengan mengurangi sampah dari sumbernya dan membersihkan saluran air secara rutin, Kabupaten Tangerang ingin memangkas beban TPA sekaligus mengantisipasi genangan saat musim hujan.
👥 Ribuan ASN Turun, Warga Juga Diimbau Ikut
Hari ini, ribuan aparatur sipil negara (ASN) dari 39 OPD tersebar di berbagai kecamatan. Mereka memungut, memilah, dan memastikan lingkungan kembali lega.
Penutup dari Ujat Sudrajat cukup menggugah:
“Kolaborasi ini bukti bahwa negara hadir. Tapi kami juga butuh warga. Jaga lingkungan masing-masing, karena Bumi Benteng Reborn ini rumah kita semua.”
💡 Kilasan KometNews:
· 🧹 Aksi: Kerja bakti serentak DLHK + 39 OPD
· 📍 Lokasi: Pasar, sungai, perkantoran, titik rawan sampah
· 🎯 Target: Kurangi beban TPA, hentikan open dumping Juli 2026
· 🗣️ Narasumber: Kabid DLHK Hari Mahardika
· 🤝 Harapan: Birokrasi jadi contoh, warga ikut sadar lingkungan
kometnews.id akan terus memantau gerakan kolaboratif ini. Kabupaten Tangerang bersih? Bukan mimpi, tapi aksi nyata hari ini. 💚
Penulis : Nuraini
Editorial : Chandra

