Kometnews.id, Tangerang – Suasana politik di Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, mulai memanas sejak dini. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tangerang resmi menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) untuk periode 2026 di Aula Serba Guna Teluk Naga, Sabtu (25/4/2026). Acara yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini dihadiri langsung oleh Imam Fachrudin, S.Ag., SH selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pimpinan Kecamatan Teluk Naga, serta Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, SE.

 

 

Muscam yang mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi untuk Kemenangan” ini menjadi momentum penting dalam menyusun strategi pemilu legislatif dan pilkada serentak 2026. Kehadiran Imam Fachrudin yang dikenal dengan pendekatan religius dan hukumnya disambut antusias oleh puluhan kader dan simpatisan Golkar se-Kecamatan Teluk Naga.

 

 

Dalam sambutannya, Imam Fachrudin menegaskan komitmennya untuk merangkul semua elemen masyarakat dan kader partai. “Kita tidak hanya berbicara politik praktis, tetapi juga membangun moralitas kepemimpinan. Saya hadir sebagai abdi masyarakat dan hukum, dan melalui Muscam ini, kita akan lahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah,” ujar pria yang juga aktif dalam kegiatan keagamaan itu.

 

 

Komentar Eksklusif Kometnews:

 

“Kegiatan Golkar Harus Sentuh Kebutuhan Masyarakat”

 

Sambutan paling dinanti datang dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah, SE. Dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun ibu-ibu, ia memberikan arahan yang langsung menyentuh akar persoalan.

 

“Kegiatan-kegiatan Golkar harus menyentuh masyarakat. Kebutuhan masyarakat itu apa? Jangan kita hanya bikin spanduk, bikin pertemuan di dalam ruangan lalu selesai. Tidak! Kita harus turun, kita harus dengar keluhan nelayan, petani tambak, dan ibu-ibu yang anaknya putus sekolah,” tegas Intan dengan suara lantang di hadapan seluruh kader dan undangan.

 

Intan mengingatkan bahwa Partai Golkar tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama. “Zaman sudah berubah. Kalau kita masih pakai cara lama, kita akan ditinggalkan pemilih. Kita harus inovatif, kreatif, dan yang paling penting: hadir di tengah kesulitan rakyat.”

 

 

Program Unggulan: 10 Anak Teluk Naga Akan Disekolahkan Hingga Teknik

 

Dalam momentum Muscam ini, Intan Nurul Hikmah mengejutkan seluruh peserta dengan mengumumkan program pendidikan yang langsung disambut sorak sorai.

 

“Saya tidak akan bicara manis tanpa bukti. Tahun ini dan tahun depan, Partai Golkar akan menyekolahkan 10 anak dari Kecamatan Teluk Naga, mulai dari tingkat SMK hingga pendidikan teknik (diploma/politeknik). Mereka akan kita biayai penuh. Ini bentuk tanggung jawab sosial kami, bukan sekadar politrik,” ujar Intan penuh haru.

 

Ia menambahkan bahwa program tersebut sudah melalui tahap pendataan awal dan akan segera dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPD Golkar bersama aparatur kecamatan. “Anak-anak ini akan kita bekali keterampilan teknik, agar setelah lulus mereka bisa kerja atau berwirausaha. Golkar hadir bukan hanya saat pemilu, tapi untuk masa depan mereka.”

 

 

Reformasi Administrasi: KTA Lama Harus Segera Diambil dan Diperbarui

 

Tidak hanya program sosial, Intan juga menegaskan pentingnya tertib administrasi kepartaian. Dengan nada tegas namun tetap membangun, ia memerintahkan seluruh pengurus ranting dan desa untuk segera merapikan Kartu Tanda Anggota (KTA).

 

“KTA yang lama harus segera diambil dari tangan anggota. Segera kita perbarui semua. Tidak boleh ada anggota yang tidak memiliki KTA baru. Data kita harus akurat, anggota harus valid. Ini untuk kepentingan kita bersama dalam pemilu mendatang,” perintahnya.

 

Intan menginstruksikan kepada Imam Fachrudin selaku Plt Ketua Pimpinan Kecamatan untuk membentuk tim khusus yang bertugas mendata ulang anggota dan mendistribusikan KTA baru paling lambat dua bulan ke depan. “Urusan administrasi adalah urusan nomor satu. Kalau data kita berantakan, jangan harap kita bisa menang.”

 

 

Optimisme Menuju Kemenangan 2027

 

Di akhir sambutannya, Intan Nurul Hikmah menyampaikan harapan besarnya. “Mudah-mudahan dengan Muscam ini, dengan konsolidasi yang matang, dan dengan program-program yang menyentuh rakyat, Partai Golkar dapat memenangkan Pemilu di tahun depan (2027). Teluk Naga harus menjadi lumbung suara terbanyak untuk Golkar se-Kabupaten Tangerang.”

 

Ia juga menitip pesan khusus kepada seluruh kader 13 desa di Kecamatan Teluk Naga. “Saya tahu kalian solid. Saya tahu Pak Juianto dan semuanya sudah bekerja keras. Saya hanya minta satu: jaga persatuan, layani masyarakat dengan hati, dan buat saya tersenyum dengan kemenangan yang jujur dan bermartabat.”

 

 

Inovasi Muscam: Breakthrough Idea dari Ranting

 

Musyawarah kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya Muscam hanya berisi seremonial dan pembacaan laporan, kali ini diwarnai dengan sesi “Breakthrough Idea” di mana setiap pengurus ranting menyampaikan satu ide inovatif untuk menarik pemilih muda dan pemilih pemula. Ide-ide seperti “Nelayan Melek Digital”, “Tambak Berkah”, dan “Gerakan Ibu Mengajar” muncul dan langsung mendapat respons positif dari DPD.

 

Imam Fachrudin, usai rapat tertutup, menyatakan bahwa dirinya akan mengoptimalkan sinergi antara tokoh agama dan aparatur hukum di Teluk Naga. “Kolaborasi ulama dan umara itu kunci. Saya akan libatkan para kiai dan juga pemuda karang taruna untuk menjadi garda terdepan sosialisasi program partai,” komentarnya.

 

Sementara Intan Nurul Hikmah menambahkan, Golkar Teluk Naga harus menjadi percontohan kecamatan lain dalam hal transparansi rekrutmen calon legislatif. “Kami di DPD sudah sepakat, Muscam ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi wadah untuk menjaring bibit unggul. Saya sudah dengar ada tiga kader muda potensial dari Teluk Naga yang siap berlaga di Pileg. Ini harus didorong,” tandasnya.

 

 

Penutup: Deklarasi 13 Desa dan Piagam untuk Juianto

 

Puncak Muscam ditandai dengan deklarasi soliditas dari 13 desa se-Kecamatan Teluk Naga. Mereka menyatakan siap mengikuti semua rangkaian kegiatan partai dan bertanggung jawab penuh membesarkan Partai Golkar. Bapak Juianto, yang dinilai sebagai motor penggerak konsolidasi akar rumput, menerima piagam penghargaan dari panitia tetap Muscam.

 

“Insya Allah, 13 desa solid. Kami akan buat Ibu Intan tersenyum dengan kerja nyata, bukan janji kosong,” ujar salah satu kader mewakili Desa Tanjung Pasir.

 

Suasana haru, semangat, dan optimisme membalut sepanjang acara. Golkar Teluk Naga kini resmi memasuki mode siap tempur dengan senjata utama: program menyentuh rakyat, administrasi bersih, dan persatuan sejati.

 

Penulis : Nuraini / Hary

Editorial : Chandra AB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *