Kabupaten Tangerang – kometnews.id – Ada yang berbeda dari gelaran Silaturahmi Akbar sekaligus Halal Bihalal Keluarga Besar Malikarang, Minggu (26/04/2026). Di tengah hangatnya kebersamaan, agenda ini bertransformasi menjadi panggung aspirasi warga yang langsung disambut aksi nyata.

 

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud, S.Sos dari Fraksi Partai Golkar, hadir tak hanya untuk bersilaturahmi. Ia menjadikan momen ini sebagai lokakarya reses persidangan ke-3 tahun sidang 2025–2026 di Perumahan Nuansa Mekarsari RW 06.

 

Srikandi Malikarang Dilantik, Perempuan Kini Garda Depan Sosial

 

Di acara yang sama, dilakukan pelantikan pengurus Srikandi Malikarang – sebuah wadah pemberdayaan perempuan yang fokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan. Amud menyebut ini terobosan strategis.

 

“Malikarang bukan sekadar komunitas. Ini jembatan aspirasi warga ke pemerintah daerah. Dengan Srikandi, ruang ibu-ibu mengelola pengajian dan kegiatan sosial makin optimal,” tegas Amud.

 

Bukan Basa-basi: Reses Usung Program & Terobosan Anggaran Jalan Rusak

 

Dalam sesi reses yang terbuka, Amud memaparkan sederet program yang telah diperjuangkan, lalu langsung membuka keran usulan warga dari Dapil IV (Pasar Kemis, Sindang Jaya, Rajeg).

 

Puncaknya, warga menyoroti infrastruktur jalan pinggir kali yang rusak parah – bahkan dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas ekonomi.

 

Amud pun merespons cepat:

 

“Ini PR besar. Jalan rusak akan kami dorong masuk APBD agar segera diperbaiki. Bukan hanya kenyamanan, tapi nyawa warga dan kelancaran ekonomi terancam jika dibiarkan.”

 

Warga Tak Lagi Ragu: Ketua Panitia Sebut “Ini Momen Langka”

 

Ketua Panitia, BPK Udi Pramono, tak menyembunyikan apresiasinya.

 

“Kami sudah lama ingin bertemu langsung Pak Ketua DPRD. Kesibukan beliau luar biasa, tapi hari ini beliau datang, duduk bareng, dan mendengar kami. Ini kesempatan emas.”

 

Udi menambahkan bahwa Malikarang ke depan akan mengawal setiap janji pembangunan agar tak berhenti di wacana.

 

“Kami siap mengawal komitmen beliau. Agar pembangunan benar-benar menyentuh warga, bukan sekadar penghangat suasana.”

 

Sinergi Baru: Silaturahmi Jadi Mesin Dorong Pembangunan Merata

 

Kegiatan yang awalnya sederhana ini berubah menjadi laboratorium partisipasi publik. Amud menutup dengan pesan:

 

“Media dan masyarakat tolong kawal. Agar setiap program tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan.”

 

Kesimpulan kometnews.id :

 

Silaturahmi Akbar Malikarang membuktikan bahwa reses tak harus formal di gedung. Cukup duduk bersama warga, dengarkan keluhan jalan rusak, dan lahirkan komitmen anggaran – itulah inovasi mendasar yang layak ditiru.

 

Penulis : Akhmad Mutolib

Editor : Chandra AB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *