TANGERANG | KometNews.Id – Kometnews.id – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa yang dirangkaikan dengan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sebanyak 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing disembelih dan dagingnya didistribusikan kepada sekitar 1.600 penerima manfaat, yang terdiri dari santri, jamaah, tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta warga sekitar pondok pesantren. Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa tersebut berjalan khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan. Sejak pagi hari, panitia, santri, jamaah, dan masyarakat bergotong royong dalam proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 300 santri menjadi bagian dari penerima manfaat daging kurban. Selain itu, daging juga disalurkan kepada jamaah majelis, guru, RT/RW, tokoh agama, pengurus organisasi keagamaan, aparat lingkungan, serta warga di sejumlah wilayah sekitar pondok pesantren. Total penerima manfaat mencapai sekitar 1.600 orang, sehingga keberkahan kurban dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Ketua Panitia Kurban, Ngadimin, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang setiap tahun menjadi agenda rutin pondok pesantren.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar berkat kebersamaan seluruh panitia, santri, dan jamaah. Kami berharap jamaah semakin banyak, semakin kompak dalam beribadah dan berbagi kepada sesama. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan keluarga besar Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pengasuh Pondok Pesantren, KH. Nurrohman, yang menilai ibadah kurban bukan hanya pelaksanaan syariat Islam, tetapi juga sarana pendidikan karakter, keikhlasan, dan kepedulian sosial bagi para santri.

Setelah rangkaian penyembelihan dan pembagian daging kurban, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang digelar di Pendopo Ndalem lingkungan Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa. Ratusan jamaah, santri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan tampak khusyuk mengikuti kajian yang menjadi bagian dari rangkaian Haflah Akhirussanah tersebut.

Dalam tausiahnya, KH. Ma’ruf Irsyad El-Quds mengajak jamaah untuk memahami makna kurban secara mendalam, bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan bentuk ketundukan dan ketaatan kepada Allah SWT.
“Jangan kita hidup dengan kesombongan. Jalani kehidupan dengan apa adanya dan jangan memaksakan diri untuk terlihat lebih dari kemampuan yang kita miliki. Allah SWT menilai keikhlasan dan ketakwaan hamba-Nya,” tutur KH. Ma’ruf Irsyad El-Quds di hadapan jamaah.
Dalam ceramahnya, ia juga mengulas keteladanan Nabi Ibrahim AS yang menjadikan perintah Allah SWT sebagai pedoman hidup. Menurutnya, nilai pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan yang dicontohkan Nabi Ibrahim harus menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Nabi Ibrahim menjadikan Allah sebagai patokan dalam setiap langkah hidupnya. Kita harus mampu merumuskan nilai-nilai Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari dan mengikuti proses yang telah Allah gariskan dengan penuh keyakinan,” jelasnya.
KH. Ma’ruf Irsyad El-Quds juga mengingatkan jamaah tentang perjuangan Siti Hajar yang berlari antara Bukit Shafa dan Marwah demi mencari air untuk putranya, Nabi Ismail AS.
“Siti Hajar mengajarkan kepada kita arti ikhtiar dan tauhid. Saat menghadapi kesulitan, beliau tidak menyerah, tetapi terus berusaha hingga Allah SWT menghadirkan pertolongan berupa air Zamzam. Kehidupan sejatinya adalah latihan tauhid, bagaimana kita terus berusaha sambil tetap yakin kepada pertolongan Allah,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, dan ketawakalan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya merupakan esensi utama dari ibadah kurban yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban hingga pendistribusian daging berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan melibatkan puluhan panitia serta relawan. Warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas kepedulian Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa yang secara konsisten berbagi kebahagiaan Iduladha dengan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Technopreneur As-Sofa berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan dan kemaslahatan umat.
Penulis : Chandra / Nuraini
(Redaksi Kometnews.id)
