KUTA BARU|KOMETNEWS.ID  – Pemerintah Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai bagian dari penyusunan rencana pembangunan tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di aula Kelurahan Kuta Baru, Rabu (14/01/2026), mengusung tema

 

“Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan.”

 

Musrenbang ini dihadiri oleh Camat Pasar Kemis H. Burhanudin, S.IF., M.Si, Sekretaris Camat Pasar Kemis H. Supiyani, S.Pd., S.IP., M.M, Babinsa Sakip, Bhabinkamtibmas Agus, Lurah Kuta Baru Ai Normayati, S.IP, Sekretaris Kelurahan Kuta Baru Abdul Muhyi, serta Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PAN, AW Maulana, bersama tokoh masyarakat, RT/RW, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan.

 

Sambutan Lurah Kuta Baru
Dalam sambutannya, Lurah Kuta Baru Ai Normayati, S.IP menegaskan bahwa tema Musrenbang menjadi panduan strategis pembangunan kelurahan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi sekaligus keberlanjutan lingkungan.

 

“Tema optimalisasi sektor industri, perdagangan, dan ketahanan pangan berbasis keberlanjutan ini kami angkat agar pembangunan di Kuta Baru tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ai Normayati.

 

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

 

Penjelasan Sekretaris Kelurahan
Sekretaris Kelurahan Kuta Baru, Abdul Muhyi, menyampaikan bahwa usulan warga telah disaring sejak tingkat lingkungan dan difokuskan pada program yang selaras dengan tema Musrenbang.

 

“Sebagian besar usulan berkaitan dengan peningkatan infrastruktur pendukung kawasan industri dan perdagangan, penguatan UMKM, serta program ketahanan pangan berbasis masyarakat seperti urban farming dan pemanfaatan lahan produktif,” jelasnya.
Arahan Camat Pasar Kemis

 

Camat Pasar Kemis, H. Burhanudin, S.IF., M.Si, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang dinilai partisipatif dan terarah.

 

“Kuta Baru memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga industri dan perdagangan. Karena itu, perencanaan pembangunan harus mampu mengoptimalkan potensi tersebut tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan dan ketahanan pangan,” tegas Burhanudin.

 

Sementara itu, Sekcam Pasar Kemis, H. Supiyani, S.Pd., S.IP., M.M, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program pembangunan dapat terimplementasi dengan baik.

 

“Kami di kecamatan akan mengawal usulan kelurahan agar selaras dengan program pemerintah daerah dan benar-benar bisa terealisasi,” ujarnya.
Komentar Anggota DPRD Kabupaten Tangerang (PAN)

 

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PAN, AW Maulana, turut memberikan apresiasi dan komitmen politiknya terhadap hasil Musrenbang Kelurahan Kuta Baru.

 

“Musrenbang seperti ini sangat penting karena menjadi jembatan aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah. Saya sebagai anggota DPRD siap mengawal usulan prioritas Kelurahan Kuta Baru agar dapat masuk dalam program pembangunan Kabupaten Tangerang,” ujar AW Maulana.

 

Ia juga menekankan bahwa penguatan sektor industri dan perdagangan harus berjalan beriringan dengan ketahanan pangan lokal.

 

“Pembangunan industri tidak boleh menggerus ketersediaan pangan masyarakat. Justru harus ada sinergi antara pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan berbasis komunitas,” tambahnya.

 

Penutup

Musrenbang ditutup dengan sesi diskusi dan penetapan skala prioritas usulan pembangunan di bidang infrastruktur, ekonomi kerakyatan, lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan lokal.

 

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kelurahan Kuta Baru berharap pembangunan ke depan semakin terencana, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing wilayah serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Chandra / Nuraini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *