KABUPATEN TANGERANG  | KometNews.id – Integritas dan kepedulian seorang pemimpin kerap teruji justru di saat kebanyakan orang terlelap. Hal itu ditunjukkan Camat Kemiri, Rudi HK, yang turun langsung memantau lokasi terdampak luapan air di Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, (24/01).

 

Langkah cepat dan proaktif tersebut dilakukan guna memastikan kondisi warga tetap aman seiring meningkatnya debit air yang mulai menggenangi permukiman. Kehadiran camat di waktu yang tidak lazim ini menjadi bukti nyata komitmen pelayanan publik yang tidak dibatasi oleh jam kerja.

 

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Camat Kemiri tidak bergerak sendiri. Ia didampingi Kepala Desa Legok Sukamaju, Babinsa Koramil 09/Mauk, serta Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Tangerang.

 

Sinergi lintas sektor ini menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah dan unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kemiri.

 

Aksi tanggap darurat ini mendapat apresiasi dari Forum Jurnalis Kemiri (FJK). Organisasi profesi wartawan tersebut menilai kehadiran langsung camat di lokasi banjir pada dini hari sebagai wujud kepemimpinan yang responsif, humanis, dan bertanggung jawab.

 

Ketua FJK menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Camat Kemiri beserta jajaran.

 

“Tidak banyak pimpinan yang bersedia turun langsung ke lapangan di tengah malam demi memastikan keselamatan warganya. Ini adalah potret kepemimpinan yang mengayomi dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kenyamanan pribadi,” ujarnya.

 

Menurut FJK, kehadiran pemerintah di lokasi bencana memberikan ketenangan psikologis bagi masyarakat. Selain mempercepat koordinasi bantuan, pemantauan langsung juga memudahkan pengambilan keputusan apabila situasi darurat meningkat.

 

“Kehadiran Pak Camat di lapangan menjadi penenang bagi warga. Ini contoh nyata pelayanan prima yang patut dipertahankan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Kemiri Rudi HK menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.

 

“Tidak ada batasan jam kerja jika menyangkut keselamatan warga. Kami harus memastikan masyarakat Desa Legok Sukamaju, khususnya wilayah Kecamatan Kemiri, berada dalam kondisi aman,” tegasnya.

 

Di lapangan, unsur TNI melalui Babinsa bersama relawan KSB turut aktif menyisir lingkungan permukiman, memastikan tidak ada warga lanjut usia, anak-anak, maupun kelompok rentan yang terjebak di rumah-rumah yang mulai tergenang air. Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam upaya mitigasi bencana.

 

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan debit air masih terus dilakukan secara intensif. Dukungan dari berbagai elemen, termasuk insan pers melalui FJK, diharapkan mampu menambah semangat seluruh petugas yang berjibaku di lapangan.

 

Dedikasi yang ditunjukkan di Desa Legok Sukamaju menjadi pesan kuat bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, bahkan di sepertiga malam sekalipun.

 

Sumber : FJK

Editorial : Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *