TANGERANG – KometNews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang sejak 25 Januari 2026 menyebabkan banjir di Desa Pagedangan Ilir. Ratusan rumah warga terdampak akibat meluapnya air yang merendam sejumlah RT di beberapa RW.

 

Sekretaris Desa (Sekdes) Pagedangan Ilir, Bambang, menginformasikan bahwa banjir melanda beberapa titik dengan jumlah terdampak yang cukup signifikan.

 

“Data sementara yang kami himpun, warga terdampak banjir berada di RT 01/03 sebanyak 50 rumah, RT 02/03 sebanyak 30 rumah, RT 03/03 sebanyak 25 unit rumah, RT 01/04 sebanyak 139 unit rumah, RT 02/05 sebanyak 109 unit rumah, RT 04/02 sebanyak 20 unit rumah, RT 05/02 sebanyak 30 unit rumah, serta RT 03/02,” ujar Bambang kepada KometNews.id. Rabu (11/2/2026).

 

Total ratusan rumah warga terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

 

Bambang menjelaskan, sejak awal kejadian pihak desa langsung sigap melakukan pendataan serta koordinasi dengan instansi terkait. “Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari BPBD berupa 6 dus mie instan. Walaupun jumlahnya terbatas, bantuan tersebut langsung kami distribusikan kepada warga yang terdampak,” jelasnya.

 

Selain itu, Kepala Desa Pagedangan Ilir, Arief Chaer Muzakir, ST., M.Si., juga turut bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa darurat.

 

“Pak Kepala Desa langsung memberikan sembako untuk warga yang terdampak. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa kepada masyarakat,” tambah Bambang.

 

Saat ini, kondisi banjir di Pagedangan Ilir dilaporkan telah surut. Meski demikian, aparatur desa tetap siaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan. Sekdes Bambang bahkan memastikan dirinya dan perangkat desa selalu standby di kantor desa guna memantau situasi serta menerima laporan dari warga.

 

“Alhamdulillah air sudah surut. Namun kami tetap siaga dan membuka layanan pengaduan di kantor desa. Keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas kami,” tegasnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penanganan serius terhadap persoalan drainase dan normalisasi aliran air di wilayah Pagedangan Ilir agar banjir serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

 

Masyarakat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk solusi jangka panjang, sehingga setiap musim hujan tidak lagi menjadi ancaman bagi warga.

 

Penulis : Nuraini / Akhmad Mutolib

Editorial : Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *