PATI | KometNews.id – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Aula Sarja Arya Racana, Rabu (25/2/2026) sore. Polresta Pati menggelar buka puasa bersama insan pers sekaligus santunan anak yatim sebagai bentuk penguatan sinergitas antara kepolisian dan media.

 

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB itu dihadiri langsung Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, didampingi Plt. Wakapolresta, para pejabat utama, serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pati beserta jajaran pengurus. Turut hadir tokoh agama K.H. Ja’far Shodiq serta puluhan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Pati.

 

Sebanyak 30 santri dari Ponpes Al Istanah menerima santunan dalam momentum penuh berkah tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi di bulan suci, tetapi juga ruang dialog terbuka antara kepolisian dan awak media membahas dinamika kamtibmas, tantangan informasi digital, hingga peran strategis pers dalam menjaga kesejukan ruang publik.

 

Dalam sambutannya, Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan pentingnya kolaborasi yang sehat dan profesional antara Polri dan media massa.

 

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat kerja sama dengan insan pers agar setiap kegiatan harkamtibmas, pelayanan, dan penegakan hukum dapat tersampaikan ke masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang,” ujarnya.

 

Ia menyampaikan bahwa media memiliki posisi strategis dalam membangun optimisme publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Karena itu, sinergi yang terjalin harus dilandasi komunikasi terbuka dan saling menghormati peran masing-masing.

 

Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga situasi Kabupaten Pati tetap aman dan kondusif melalui langkah preventif, edukatif, hingga penegakan hukum yang profesional.

 

“Kami terus memaksimalkan upaya pencegahan serta pengungkapan tindak pidana guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Kapolresta juga menyinggung tantangan Polri di era digital, khususnya menghadapi generasi milenial dan Gen Z yang aktif di media sosial.

 

Menurutnya, pendekatan humanis dan adaptif di ruang digital menjadi kunci utama menjaga stabilitas informasi.

 

“Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyebarkan informasi yang positif dan mencerahkan, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

 

Acara kemudian ditutup dengan tausiyah singkat (kultum), doa bersama, dan buka puasa dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan berlangsung tertib, aman, serta mencerminkan kemitraan harmonis antara kepolisian dan insan pers di Kabupaten Pati.

 

 

Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan media bukan hanya tentang pemberitaan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik dan menjaga stabilitas sosial secara berkelanjutan. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *