KometNews.id | Kabupaten Tangerang – Upaya menghadirkan generasi sehat dan kuat terus diperkuat melalui peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Bencongan 005 yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, pukul 09.00 WIB, di Kampung Bencongan, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan peresmian berlangsung penuh antusias dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, TNI, aparat kewilayahan, serta elemen masyarakat. Hadir mewakili Camat Kelapa Dua, Kasi Pemberdayaan Kecamatan Kelapa Dua Wakirin, SH, kemudian dari Kodim Kabupaten Tangerang diwakili Serka H. Adi Satya, Lurah Bencongan Bai Subiat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh pemuda setempat.
Peresmian dapur MBG ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemenuhan makanan bergizi bagi balita dan ibu menyusui, sekaligus sebagai upaya konkret menekan angka stunting di wilayah Bencongan dan sekitarnya.
Pemilik Dapur MBG Bencongan 005, Bapak Sony, menyampaikan harapannya agar operasional dapur ini ke depan dapat berjalan lancar dan terus berkembang lebih baik.
“Harapan kami dapur MBG Bencongan 005 ini dapat berjalan lancar, memberi manfaat luas bagi masyarakat, dan terus berkembang menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Lurah Bencongan Bai Subiat menegaskan bahwa keberadaan dapur MBG memiliki manfaat besar, tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga dari sisi sosial ekonomi.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan asupan gizi terpenuhi bagi balita dan ibu menyusui, sehingga ke depan tidak ada lagi anak-anak yang terdampak stunting.
“Program ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi balita dan ibu menyusui, agar ke depan tidak ada anak yang terdampak stunting. Selain itu, keberadaan dapur MBG juga membantu mengurangi angka pengangguran di lingkungan masyarakat,” ungkap Lurah.
Hal tersebut terbukti dari keterlibatan tenaga kerja lokal dalam operasional dapur. Kepala Dapur MBG, Ringgo S, menjelaskan bahwa dapur ini saat ini melibatkan 47 karyawan pelaksana dan 5 staf, yang seluruhnya mendukung proses produksi dan distribusi makanan bergizi.
Kehadiran dapur MBG Bencongan 005 diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada kesehatan generasi penerus, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat, peresmian dapur MBG ini menjadi simbol semangat bersama untuk membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Penulis : Uri

