Site icon KometNews.id

Efek Pemberitaan KometNews.id: Sampah Menggunung di Jalan Cengklong Akhirnya Dibersihkan Usai Viral

TANGERANG – KometNews.id – Pemberitaan kritis KometNews.id pada 5 April 2026 terkait tumpukan sampah liar di Jalan Raya Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, berujung pada aksi nyata di lapangan. Sehari berselang, Senin (6/4/2026), Pemerintah Desa (Pemdes) Cengklong bersama pihak kecamatan turun langsung melakukan pembersihan.

 

Langkah cepat ini terjadi setelah persoalan sampah tersebut viral dan menuai sorotan publik. Tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung di pinggir hingga badan jalan kini telah diangkut, membuat lingkungan kembali bersih dan lebih nyaman dilalui.

 

Kepala Desa Cengklong, BHS, memimpin langsung kegiatan pembersihan. Ia terlihat mengoordinasikan petugas dan memastikan proses pengangkutan berjalan lancar. Kehadirannya di lapangan menjadi bentuk respons atas keluhan masyarakat yang sebelumnya disuarakan, termasuk melalui pemberitaan media.

 

Camat Kosambi, H. Asmawi, juga turut hadir bersama Sekretaris Kecamatan M. Yusup dan jajaran. Kehadiran unsur kecamatan menunjukkan adanya respons cepat lintas pemerintahan setelah isu ini menjadi perhatian publik.

 

Meski demikian, fakta bahwa penanganan baru dilakukan setelah viral memunculkan catatan kritis. Warga menilai persoalan sampah liar di wilayah tersebut bukan kejadian baru, melainkan masalah yang telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan optimal.

 

“Kalau tidak ramai diberitakan, biasanya lambat ditangani. Tapi kami tetap mengapresiasi karena sekarang sudah bersih,” ujar salah satu warga.

 

Pantauan di lokasi, selain di sepanjang Jalan Cengklong, titik lain seperti area dekat depan TPU Salembaran juga sebelumnya dilaporkan mengalami penumpukan sampah liar. Kondisi ini menunjukkan perlunya penanganan yang lebih sistematis, bukan sekadar reaktif.

 

Pemerhati lingkungan lokal Chandra menilai, efek pemberitaan menjadi bukti bahwa kontrol sosial melalui media masih sangat penting. Namun, pemerintah tetap dituntut membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan terukur.

 

“Jangan sampai bersih hanya karena viral. Harus ada pengawasan rutin dan penindakan tegas bagi pelaku buang sampah sembarangan,” ujarnya.

 

KometNews.id mencatat, keberhasilan pembersihan ini patut diapresiasi sebagai langkah awal. Namun, tantangan ke depan adalah memastikan tidak terjadi pengulangan masalah serupa di lokasi yang sama.

 

Pemerintah desa dan kecamatan diharapkan tidak hanya bergerak saat sorotan publik muncul, tetapi mampu menghadirkan solusi jangka panjang, mulai dari penyediaan fasilitas, edukasi masyarakat, hingga penegakan aturan.

 

Pemberitaan ini sekaligus menegaskan peran media sebagai kontrol sosial yang mendorong transparansi dan percepatan pelayanan publik. Pada akhirnya, masyarakat berhak mendapatkan lingkungan yang bersih tanpa harus menunggu viral terlebih dahulu. (Red).

Exit mobile version