KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id – Kepala Desa Sangiang, Komarulloh, S.H, melakukan peninjauan langsung lokasi budidaya ternak lele jenis Sangkuriang yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sangiang, Selasa (16/12/2025). Budidaya tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan desa.

Dalam program tersebut, sebanyak 50 ribu ekor bibit lele Sangkuriang telah ditebar di kolam budidaya. Kepala Desa Sangiang turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi kolam, pertumbuhan bibit, serta kesiapan sarana pendukung agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Komarulloh, S.H menyampaikan bahwa penambahan bibit lele ini dirancang sebagai program jangka menengah yang memiliki dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa, khususnya kelompok perempuan yang tergabung dalam KWT.
“Bibit lele yang saat ini kita tanam berjumlah 50 ribu ekor. Insyaallah akan mulai panen dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan. Setelah itu, kita targetkan panen rutin setiap satu minggu sekali, sehingga hasilnya bisa terus mendukung kebutuhan Program MBG,” ujar Komarulloh.
Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar budidaya ikan, tetapi juga bentuk pengabdian desa dalam menciptakan sumber pangan mandiri, meningkatkan gizi masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
> “Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar, dari perawatan, panen, hingga distribusi. Ini adalah langkah nyata Desa Sangiang dalam berkarya untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Budidaya lele Sangkuriang dipilih karena dikenal memiliki pertumbuhan cepat, daya tahan tinggi, serta nilai gizi yang baik. Selain untuk mendukung program MBG, hasil panen ke depan juga diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan KWT dan menjadi percontohan bagi desa-desa lain.

Pemerintah Desa Sangiang berkomitmen terus melakukan pengawasan, pendampingan teknis, serta evaluasi berkala agar program budidaya ini dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pewarta : Chandra AB / Nuraini.
