KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id — Koperasi Desa (KOPDES) Jatimulya terus menunjukkan progres positif dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Ketua KOPDES Jatimulya, Akhmad Ajudin, mengungkapkan bahwa saat ini koperasi telah memiliki 30 anggota terdaftar dan mulai fokus pada pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya sembako dan gas elpiji.

 

Menurut Akhmad Ajudin, KOPDES Jatimulya memulai langkah awal dengan modal awal sebesar Rp100 juta, yang difokuskan untuk penyediaan kebutuhan dasar warga. Langkah ini diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung pelaku usaha kecil dan warung di lingkungan desa.

 

“Sementara ini kami fokus pada kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako dan gas. Modal awal Rp100 juta kami kelola agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jatimulya,” ujar Akhmad Ajudin.

 

Ia juga menegaskan, pihaknya tengah berupaya mencari distributor beras langsung agar harga yang dijual di KOPDES bisa lebih murah dan stabil.

 

“Untuk pembelanjaan beras, kami sedang mencari harga yang lebih murah dengan sistem distributor langsung. Harapannya, semua masyarakat, termasuk pelaku usaha warung, bisa membeli beras di kantor KOPDES dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

 

Sementara itu, Penjabat (PJ) Kepala Desa Jatimulya sekaligus Pengawas KOPDES, Akhmad Frengky, S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan KOPDES sebagai motor penggerak ekonomi desa. Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa telah berupaya memfasilitasi keberadaan KOPDES, termasuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang.

 

“Kami sudah mengupayakan dan memfasilitasi KOPDES di Desa Jatimulya. Alhamdulillah, pembangunan kantor KOPDES baru saja selesai. Mudah-mudahan untuk sementara ini bisa digunakan,” jelas Akhmad Frengky, S.H.

 

Tak hanya bangunan kantor, pemerintah desa juga menyiapkan perlengkapan pendukung operasional koperasi. Mulai dari laptop, meja, bangku, hingga perlengkapan kantor lainnya, dipersilakan untuk digunakan demi kelancaran aktivitas KOPDES Merah Putih.

 

“Silakan digunakan seluruh fasilitas yang ada untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih. Ini bentuk komitmen kami agar koperasi desa benar-benar berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Akhmad Frengky mengungkapkan bahwa pengembangan KOPDES Jatimulya ke depan akan disesuaikan dengan instruksi Presiden, di mana konsep gerai KOPDES akan ditempatkan di lantai bawah, sementara kantor KOPDES berada di lantai atas. Saat ini, KOPDES masih fokus mencari dan menyiapkan lahan strategis untuk merealisasikan konsep tersebut.

 

“Untuk tahap selanjutnya, kami masih fokus mencari lahan yang sesuai. Konsepnya, gerai KOPDES di lantai bawah dan kantor di lantai atas, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal dan tertata,” ungkapnya.

 

Dengan sinergi antara pengurus KOPDES dan pemerintah desa, KOPDES Jatimulya diharapkan mampu menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

 

“Harapan kami, KOPDES ini bukan hanya sekadar koperasi, tetapi benar-benar menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat Jatimulya,” pungkas Akhmad Frengky, S.H.

 

Pewarta : Chandra AB/ Nuraini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *