PASAR KEMIS | KometNews.id — Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tangerang Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Pasar Kemis, Rabu (21/01). mengusung tema :
“Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan”
sebagai komitmen mendorong pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan ramah lingkungan.
Musrenbang tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) AW Maulana, perwakilan DPRD Kabupaten Tangerang Listyawati Lase, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Partai NasDem Wawan Suhada, unsur TNI-Polri (Danramil dan Kapolsek Pasar Kemis), para kepala desa dan lurah, TP PKK, perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta pelaku usaha.
Forum Musrenbang menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan kecamatan dengan kebijakan pemerintah daerah dan provinsi.
Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan momentum penting untuk merumuskan program prioritas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui Musrenbang ini, kami ingin memastikan setiap program yang diusulkan mampu mendorong pertumbuhan sektor industri dan perdagangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dengan prinsip keberlanjutan. Pembangunan harus maju secara ekonomi, namun tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kecamatan Pasar Kemis memiliki potensi besar sebagai kawasan penyangga industri dan perdagangan di Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan.
Sementara itu, perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa hasil Musrenbang kecamatan akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD 2027.
Seluruh usulan akan diselaraskan dengan program prioritas daerah, khususnya penguatan ekonomi lokal, pengendalian inflasi, dan ketahanan pangan. Dalam kesempatan tersebut, Bappeda juga memaparkan lima program unggulan sebagai arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PAN AW Maulana mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang dinilai berjalan partisipatif dan aspiratif. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung seluruh aspirasi masyarakat Pasar Kemis, terutama dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“PAD bisa meningkat kalau potensi lokal dimaksimalkan, khususnya UMKM. UMKM harus naik kelas, dan kewenangan provinsi harus lebih banyak dimanfaatkan untuk mendukung Pasar Kemis. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, harus dikawal bersama,” tegas AW Maulana.
Terkait persoalan pengangguran, AW Maulana menyinggung kembali janji Bupati Tangerang mengenai pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai solusi peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Ia menyebutkan, saat ini sudah ada dua BLK yang terealisasi, sementara Pasar Kemis belum termasuk.
“BLK itu janji kepala daerah. Jangan saya sendirian, kita bikin surat bersama untuk mendorong pembangunan BLK baru di Pasar Kemis. Targetnya 2027 sudah terealisasi agar pengangguran bisa ditekan,” ujarnya tegas.
Menurutnya, keberadaan BLK sangat strategis untuk menyiapkan SDM lokal agar mampu bersaing di kawasan industri yang terus berkembang.
Selain itu, AW Maulana juga menyoroti pentingnya pembangunan yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa kelompok disabilitas harus mendapatkan perhatian dalam perencanaan pembangunan, baik dalam akses pelatihan, kesempatan kerja, maupun fasilitas umum.
“Pembangunan tidak boleh eksklusif. Saudara-saudara kita penyandang disabilitas harus diberi ruang dan kesempatan yang sama. Ini bagian dari komitmen keadilan sosial,” tandasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi NasDem Wawan Suhada menilai Kecamatan Pasar Kemis memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya perencanaan pembangunan berbasis keberlanjutan.
“Pasar Kemis punya potensi besar di sektor industri dan perdagangan. Perencanaan harus berorientasi jangka panjang agar pertumbuhan ekonomi sejalan dengan perlindungan lingkungan dan sosial. Kami di DPRD Provinsi Banten siap mendorong agar usulan prioritas Pasar Kemis terakomodasi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, para kepala desa dan perwakilan masyarakat menyampaikan berbagai usulan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, pengembangan sentra UMKM, pelatihan kewirausahaan, hingga penguatan sektor pertanian terpadu berbasis ramah lingkungan.
Seluruh aspirasi tersebut akan dirangkum dan menjadi bahan utama dalam penyusunan RKPD 2027 sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Kecamatan Pasar Kemis yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Kegiatan Musrenbang ditutup dengan pemberian cenderamata serta sesi foto bersama sebagai simbol sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Pasar Kemis ke arah yang lebih baik.
penulis : Nuraini / Akhmad Mutolib

