KometNews.id | Kabupaten Tangerang — Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Al Falahiyah, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Sabtu malam Ahad (20/12/2025), ba’da Isya sekitar pukul 19.30 WIB. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan. Kegiatan Ini adalah Momentum Perkuat Keimanan dan Ukhuwah.

Mengusung tema “Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga shalat, sejatinya shalat adalah perisai diri dari godaan setan dan keburukan duniawi”, acara ini menjadi momentum penguatan keimanan dan peningkatan kualitas ibadah umat Islam, khususnya dalam menjaga shalat lima waktu.
Acara diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz M. Romli, qori internasional asal Panimbang, yang mampu menghadirkan suasana religius dan menyejukkan hati para jamaah. Sementara tausiyah utama disampaikan oleh KH. Jamaludin asal Pandeglang yang menekankan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai tonggak diwajibkannya shalat.
Dalam ceramahnya, KH. Jamaludin menyampaikan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan benteng utama dalam menjaga akhlak dan perilaku umat Islam.
“Shalat adalah tiang agama. Jika shalat kita baik, maka insyaAllah kehidupan kita akan terjaga dari berbagai keburukan dan godaan dunia,” tegasnya.
Pimpinan PPS Al Falahiyah Jambu Karya, Ustadz Gomrowi, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang hadir.
“Alhamdulillah, peringatan Isra Mi’raj ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi sarana edukasi spiritual bagi santri dan masyarakat agar semakin mencintai shalat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujarnya.
Turut hadir pula Ustadz Daroni, qori daerah asal Tangerang, yang turut memeriahkan acara dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Apresiasi Tokoh Masyarakat dan Pemerintah Desa
Tokoh masyarakat Desa Jambu Karya, Dayat, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dilestarikan. Selain mempererat silaturahmi, juga membentengi generasi muda dari pengaruh negatif dengan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jambu Karya, Suherman, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang digelar di wilayahnya.
“Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini karena menjadi pondasi moral dan spiritual masyarakat. Semoga nilai-nilai Isra Mi’raj dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kesan Jamaah dan Peserta
Sejumlah peserta yang hadir mengaku mendapatkan banyak hikmah dari acara tersebut. Salah seorang jamaah, Ahmad (45), warga Rajeg, mengatakan bahwa tausiyah yang disampaikan sangat menyentuh.
“Materinya sederhana tapi dalam, terutama tentang pentingnya menjaga shalat. Ini menjadi pengingat bagi kami semua,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Siti Aminah, warga sekitar pondok pesantren.
“Acara berjalan tertib, ceramahnya menyejukkan. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di PPS Al Falahiyah Jambu Karya ini diharapkan mampu menjadi penguat ukhuwah islamiyah sekaligus pengingat pentingnya shalat sebagai fondasi utama dalam kehidupan umat Islam.
Pewarta : Chandra AB / Nuraini
