KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id — Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang menggelar rapat evaluasi di salah satu hotel berbintang di Kota Bandung, Jawa Barat, menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Kegiatan tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi dan penghematan anggaran daerah.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Masyarakat (GERAM) secara terbuka mengkritik pelaksanaan rapat yang dilakukan di luar daerah dengan fasilitas mewah. Ketua DPC LSM GERAM, Samsuri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut berpotensi menjadi pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Samsuri, Kabupaten Tangerang sejatinya memiliki sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk menggelar rapat koordinasi maupun evaluasi, baik gedung milik pemerintah maupun hotel berbintang yang ada di wilayah sendiri.
“Tidak ada urgensi harus ke Bandung. Ini justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah tuntutan efisiensi anggaran,” ujarnya, Rabu (18/12).
Sorotan semakin tajam dengan adanya informasi kehadiran grup band papan atas Republik dalam acara yang diklaim sebagai “Rapat Evaluasi” tersebut. LSM GERAM mempertanyakan relevansi hiburan artis ibu kota dalam agenda formal pemerintahan.
“Apa korelasinya evaluasi kinerja dengan menghadirkan band terkenal di hotel berbintang? Ini harus dijelaskan ke publik,” tegas Samsuri.
Atas dasar itu, LSM GERAM mendesak Inspektorat Kabupaten Tangerang dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Audit tersebut diminta mencakup sumber anggaran, rincian biaya kegiatan, hingga penggunaan jasa hiburan dalam acara tersebut.
LSM GERAM juga meminta Bupati Tangerang agar memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat terkait alasan pemilihan lokasi rapat di luar daerah serta besaran anggaran yang digunakan. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi dan ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan APBD.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat Daerah maupun Humas Pemkab Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan rapat evaluasi di Kota Bandung, termasuk alasan pemilihan lokasi dan rincian anggaran yang dikeluarkan.
LSM GERAM menilai kegiatan rapat di hotel mewah tersebut tidak mencerminkan kepekaan pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat. Mereka berharap ke depan Pemkab Tangerang lebih bijak, transparan, dan akuntabel dalam menggunakan anggaran daerah, serta memprioritaskan kepentingan publik dibanding kegiatan seremonial yang dinilai tidak mendesak. (Red).

