MAUK | KometNews.id – Pemerintah Desa Banyuasih, Kecamatan Mauk, menunjukkan respon cepat dan sigap terhadap keluhan warga terkait gorong-gorong mampet yang kerap menyebabkan genangan air saat hujan. Lokasi yang dikeluhkan berada di Kampung Kebon Raya, Lapangan Banyuasih, RT 11, RT 12, dan RT 13 RW 03, Desa Banyuasih.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kepala Desa Banyuasih Hariri langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi gorong-gorong yang tersumbat lumpur dan sampah. Dalam kesempatan tersebut, Kades Hariri juga mengajak warga setempat untuk bergotong royong agar persoalan dapat segera diatasi.

 

“Begitu menerima laporan dari warga jam 2 malam, kami langsung turun ke lapangan. Gorong-gorong ini tersumbat cukup parah di RT 11, RT 12, dan RT 13, sehingga aliran air tidak lancar. Ini harus segera dibersihkan bersama agar tidak menimbulkan genangan dan dampak yang lebih besar,” ujar Hariri.

 

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus merespon setiap keluhan masyarakat dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

 

“Kami dari pemerintah desa siap hadir dan bertindak. Namun, kepedulian warga juga sangat penting, terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, kita akan sedot menggunakan diesel dan memperbaikinya”, tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua RT 12, Pak Romli menyampaikan apresiasi atas respon cepat yang dilakukan Kepala Desa Banyuasih beserta jajaran.

 

“Kami selaku RT dan warga mengucapkan terima kasih kepada Pak Kades yang cepat turun langsung ke lokasi. Selama ini gorong-gorong mampet sering bikin air meluap saat hujan. Alhamdulillah sekarang langsung ditangani,” kata Romli, Ketua RT 12.

 

Ia juga mengajak warganya untuk mendukung langkah pemerintah desa dengan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

 

“Kami akan terus mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke gorong-gorong. Kalau lingkungan bersih, kita sendiri yang merasakan manfaatnya,” tegasnya.

 

Warga setempat pun menyambut baik langkah cepat tersebut. Salah satu warga RT 12/03, Siti (38), mengaku merasa terbantu dengan kehadiran langsung kepala desa di tengah masyarakat.

 

“Pak Kades benar-benar peduli, tidak hanya menerima laporan dari jam 2 malam, tapi turun dari semalem langsung kerja. Kami berharap ke depan saluran air di sini rutin diperhatikan,” ujarnya.

 

Kegiatan pembersihan gorong-gorong dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan perangkat desa, Ketua RT, dan warga sekitar. Pemerintah Desa Banyuasih juga berencana melakukan pemantauan rutin terhadap saluran air di wilayah rawan genangan.

 

Dengan langkah cepat dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan persoalan gorong-gorong mampet sudah tua (sudah terlalu lama) yang menampung satu kejaroan di Kampung Kebon Raya dapat teratasi dan tidak kembali menimbulkan genangan air di kemudian hari.

 

Penulis : Chandra AB / Nuraini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *