Site icon Kilas Fakta, Terangi Bangsa

Respons Cepat Laporan Warga, Pemdes Klebet dan Pemcam Kemiri Tinjau Lokasi Genangan

KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id – Pemerintah Desa (PEMDES)  Klebet bersama Pemerintah Kecamatan (PEMCAM) Kemiri bergerak cepat merespons laporan warga terkait genangan air yang sempat merendam permukiman akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik, PEMDES Klebet langsung melakukan peninjauan lapangan dengan melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Kemiri, Satpol PP, serta relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR). Tim gabungan ini diterjunkan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.

 

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik rawan banjir, tepatnya di wilayah RT 02/06 dan RT 05/06 Kampung Benyawakan Jaya, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Senin (12/01/2026). Kehadiran aparat bertujuan memetakan dampak genangan serta mengidentifikasi penyebab utama terjadinya banjir.

 

Dari hasil pantauan di lapangan, genangan air yang sebelumnya mengganggu akses jalan dan teras rumah warga terpantau telah berangsur surut. Kondisi ini memberikan kelegaan bagi masyarakat yang sejak pagi sempat diliputi kekhawatiran akan naiknya debit air jika hujan kembali turun.

 

Seiring surutnya genangan, aktivitas warga Kampung Benyawakan Jaya mulai kembali normal. Warga tampak membersihkan lingkungan sekitar rumah dan melanjutkan rutinitas harian tanpa hambatan berarti.

 

Camat Kemiri, Rudi HK, menyampaikan bahwa hasil inspeksi lapangan menunjukkan perlunya penambahan dan perbaikan infrastruktur drainase di wilayah tersebut. Menurutnya, ketiadaan saluran pembuangan akhir menjadi faktor utama terjadinya genangan air setiap kali hujan deras mengguyur.

 

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Kemiri bersama Pemerintah Desa Klebet berkomitmen mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 ini untuk pembangunan saluran pembuangan air yang representatif. Fokus kami adalah memastikan aliran air dapat mengalir dengan lancar agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara permanen,” ujarnya.

 

Ia juga memohon dukungan serta doa dari masyarakat agar rencana pembangunan tersebut dapat segera terealisasi tanpa kendala, demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup warga Kampung Benyawakan Jaya.

 

Tak hanya itu, Camat Kemiri turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu serta menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, drainase yang tersumbat akibat sampah menjadi salah satu pemicu utama banjir di kawasan permukiman.

 

Sementara itu, Kepala Desa Klebet, Jamaludin, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif warga untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun selokan. Ia menilai peran aktif masyarakat sangat membantu pemerintah desa dalam meminimalisir risiko banjir tahunan.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua RT setempat, Ubay, mengajak warga di lingkungannya untuk rutin melakukan kerja bakti dan menjaga koordinasi dengan pihak desa agar permasalahan lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama.

 

Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, serta relawan dalam inspeksi lapangan ini mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran aparat di tengah kondisi darurat dinilai memberikan rasa aman dan kepastian penanganan bagi masyarakat yang kerap dilanda kekhawatiran saat musim penghujan.

 

Sebagai penutup, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di titik-titik rawan banjir lainnya. Respons cepat terhadap laporan warga dan langkah preventif akan menjadi prioritas utama demi mewujudkan Desa Klebet yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman genangan air.

 

Penulis : Chandra AB / Nuraini

Exit mobile version