TANGERANG — KometNews.id – Rumah Sakit Unimedika Sepatan kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan kesehatan masyarakat dengan menggelar kegiatan penyuluhan dan pengobatan gratis di Desa Karet, Kampung Karet RW 03. Kegiatan jemput bola tersebut mendapat sambutan antusias dari warga, khususnya para lanjut usia.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis, teridentifikasi sebanyak 24 warga menderita katarak dan membutuhkan tindakan operasi. Mayoritas pasien diketahui berusia di atas 60 tahun.
Sekretaris Desa Karet, M. Robin, mengatakan pihak pemerintah desa langsung bergerak cepat membantu proses administrasi dan rujukan BPJS Kesehatan bagi warga yang akan menjalani operasi.
“Kami dari pemerintah desa, khususnya saya sebagai Sekdes, membantu memfasilitasi administrasi dan rujukan BPJS agar warga tidak kesulitan dalam prosesnya. Alhamdulillah, ada sekitar 24 warga yang sudah terdata untuk persiapan operasi katarak,” ujar M. Robin. Saat diwawancarai Kamis, (12/2/2026).
Ia menambahkan, banyak warga lansia sebelumnya mengalami keterbatasan akses informasi dan biaya, sehingga belum sempat memeriksakan kondisi matanya secara menyeluruh.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Unimedika Sepatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial rumah sakit terhadap masyarakat sekitar.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui penyuluhan dan pengobatan gratis ini, kami bisa mendeteksi lebih dini gangguan kesehatan, termasuk katarak yang cukup banyak dialami warga lanjut usia.
Jika rumah sakit sudah siap, kami akan segera menjadwalkan tindakan operasi bagi pasien yang telah memenuhi syarat medis,” jelas perwakilan tim medis RS Unimedika.
Program jemput bola ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas. Selain pemeriksaan mata, warga juga mendapatkan edukasi kesehatan tentang pentingnya deteksi dini penyakit degeneratif di usia lanjut.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara fasilitas kesehatan dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan dukungan BPJS dan pendampingan administrasi dari pemerintah desa, diharapkan seluruh pasien katarak dapat segera menjalani operasi dan kembali menikmati penglihatan yang lebih baik.
Warga Desa Karet pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian RS Unimedika Sepatan yang tidak hanya menunggu pasien datang, tetapi aktif turun langsung ke tengah masyarakat.
Langkah ini menjadi harapan baru bagi para lansia di Desa Karet — bahwa pelayanan kesehatan kini semakin mudah diakses, cepat ditangani, dan penuh kepedulian.
Penulis : Nuraini
Editorial : Chandra

