Site icon KometNews.id

Santunan Yatim dan Buka Puasa Bersama, 9 Kecamatan Hadiri Kegiatan CSR PIK 2 di Sukadiri

KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id  – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar oleh pihak Corporate Social Responsibility (CSR) PIK 2 bersama tokoh masyarakat di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut menghadirkan anak-anak yatim dari 9 kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. Rabu, (11/3/2026).

 

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Camat Sukadiri Saefullah Anwar, Ketua MUI Kecamatan Sukadiri, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari pihak Agung Sedayu Group melalui Direktur HJ Restu Mahesa. Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan dan buka puasa bersama.

 

Dalam sambutannya, Camat Sukadiri Saefullah Anwar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya kepada CSR PIK 2 yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama anak-anak yatim.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya wilayah Sukadiri sempat dilanda musibah banjir akibat luapan Kali Cirarab yang disertai angin puting beliung.

 

“Sekitar tiga hari lalu Kecamatan Sukadiri mendapat musibah banjir akibat luapan Kali Cirarab yang disertai angin puting beliung. Sebanyak 110 rumah warga terdampak. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak PIK 2 yang sudah membantu masyarakat,” ujar Saefullah Anwar.

 

Lebih lanjut, ia juga memohon doa kepada masyarakat agar wilayah Sukadiri dijauhkan dari bencana di masa mendatang.

 

“Kami mohon doa dari masyarakat agar bangsa kita, khususnya Kecamatan Sukadiri, tidak lagi mengalami musibah. Secara pribadi saya juga memohon doa agar tetap diberikan kekuatan untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Sukadiri dalam tausiyahnya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum untuk memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan amal sedekah.

 

“Di bulan suci Ramadhan ini kita harus rajin berdoa kepada Allah SWT, memohon keberkahan dan pengampunan karena kita manusia biasa banyak dosa. Kunci Ramadhan adalah memperbanyak doa dan membaca Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan agar umat Islam membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, bahkan dalam setiap waktu shalat.

 

“Minimal dalam shalat lima waktu kita usahakan membaca setengah lembar atau satu lembar Al-Qur’an. Ramadhan harus diisi dengan amal kebaikan, termasuk bersedekah secara konsisten agar diberikan rezeki yang lancar dan keberkahan,” tegasnya.

 

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak.

 

“Kita harus sering mengajarkan anak-anak kita mengaji, mengambil air wudhu, shalat, dan membaca Al-Qur’an dengan baik, termasuk mempelajari hukum tajwidnya. Jangan sampai anak-anak kita terlalu sering diberikan handphone tanpa pengawasan,” tambah Ketua MUI Kecamatan Sukadiri.

 

Dalam kesempatan tersebut, HJ Restu Mahesa selaku perwakilan dari Direktur Agung Sedayu Group menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

 

“Hari ini kami mengundang anak-anak yatim dari 9 kecamatan untuk hadir dalam kegiatan santunan dan buka puasa bersama. Semoga kegiatan ini membawa kebahagiaan bagi mereka dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujar HJ Restu Mahesa.

 

Pada akhir acara, panitia secara simbolis menyerahkan bingkisan dan santunan kepada anak-anak yatim yang berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Kemiri, Kronjo, Sepatan Timur, dan Sukadiri, masing-masing sebanyak 10 anak yatim.

 

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, tokoh agama, dan pihak perusahaan dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

 

Penulis : Nuraini / Harry Ramdan Editorial : Chandra

Exit mobile version