KABUPATEN TANGERANG | KometNews.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan korvei/aksi bersih secara masif di sepanjang jalur Bitung hingga Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini melibatkan lintas OPD dengan pembagian titik kerja yang terstruktur, mencakup total jarak sekitar 9,2 kilometer.
Aksi dimulai dari Pos Bitung (Pertigaan Bitung) dan berakhir di kawasan Puspem Kabupaten Tangerang, melintasi sedikitnya 16 titik strategis, di antaranya kawasan RM Gumarang, Warteg Kartika, PT Torabika, RS Permata Hati, hingga Gerbang Citra Raya dan Pasar Cikupa.
Setiap segmen pekerjaan telah dibagi ke sejumlah OPD di sisi kanan dan kiri jalan, mulai dari Disnaker, BPBD, Satpol PP, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga instansi strategis lainnya.
Pembagian ini bertujuan memastikan efektivitas kerja di lapangan sekaligus mempercepat hasil yang maksimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun budaya bersih di tengah masyarakat.
“Aksi ini adalah bentuk komitmen bersama. Kita tidak ingin kebersihan hanya jadi slogan. Semua OPD turun langsung agar masyarakat juga melihat bahwa ini gerakan serius dan berkelanjutan,” tegas Ujat.
Sementara itu, Kabid DLHK Hari Mahardika menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi setelah aksi berlangsung.
“Kami ingin kegiatan ini berdampak jangka panjang. Tidak hanya bersih hari ini, tapi ada perubahan pola pikir masyarakat untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hari Mahardika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadis DLHK Ujat Sudrajat, Kadis Casip, serta seluruh kepala dinas lainnya yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Tanpa kolaborasi, kegiatan sebesar ini tidak mungkin berjalan optimal,” tambahnya.
Aksi bersih ini sekaligus menjadi bentuk edukasi langsung kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan fasilitas umum.
Dengan melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah, Pemkab Tangerang berharap kegiatan ini menjadi contoh konkret bahwa penanganan persoalan sampah harus dilakukan secara kolektif, bukan hanya dibebankan pada satu instansi semata.
Penulis : Chandra
Editorial : Nuraini
