Tangerang Raya

KKN UMT Salurkan 100 Bibit Tanaman untuk Desa Jatiwaringin, Dukung Penghijauan di Kawasan TPA

48
×

KKN UMT Salurkan 100 Bibit Tanaman untuk Desa Jatiwaringin, Dukung Penghijauan di Kawasan TPA

Sebarkan artikel ini

TANGERANG | KometNews.id – Kepedulian terhadap lingkungan terus digelorakan melalui aksi nyata. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menyalurkan bantuan sebanyak 100 bibit tanaman kepada Pemerintah Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penghijauan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar kawasan UPT TPA Jatiwaringin.

 

Penyerahan bantuan bibit dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Jatiwaringin. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMT bersama aparatur desa dan pihak terkait turut menyampaikan komitmen untuk menjadikan kegiatan penghijauan sebagai gerakan bersama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

 

Sebanyak 100 bibit tanaman tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk penghijauan di lingkungan desa maupun kawasan yang membutuhkan penambahan vegetasi.

 

Dorong Budaya Peduli Lingkungan

 

Kegiatan KKN tidak hanya menjadi momentum bagi mahasiswa untuk belajar dan mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata.

 

Penanaman pohon dinilai menjadi langkah sederhana namun strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk dan sehat. Terlebih, keberadaan kawasan pengelolaan sampah membutuhkan dukungan penghijauan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan.

 

Kepala UPT TPA Jatiwaringin, Gemi, mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN UMT yang ikut berkontribusi melalui bantuan bibit tanaman.

 

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada mahasiswa KKN UMT atas kepedulian terhadap lingkungan. Bantuan bibit ini tentunya sangat bermanfaat dan mudah-mudahan dapat terus dikembangkan sehingga penghijauan di lingkungan sekitar semakin baik,” ujar Gemi.

 

Menurutnya, menjaga lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, mahasiswa, pemuda serta berbagai elemen lainnya agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi gerakan bersama.

 

Kades Jatiwaringin: Terima Kasih KKN UMT

 

Sementara itu, Kepala Desa Jatiwaringin, Hasan Basri, menyampaikan terima kasih kepada KKN UMT yang telah memberikan perhatian terhadap lingkungan desa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KKN UMT yang sudah memberikan bantuan sebanyak 100 bibit tanaman untuk Desa Jatiwaringin. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat positif dan tentunya akan kami dukung,” kata Hasan Basri. Senin(10/8).

 

Hasan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyerahan bibit saja, tetapi dilanjutkan dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan bersama sehingga tanaman yang diberikan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Aparatur Desa Jaro Quik: Dari Bibit Menjadi Gerakan

 

Aparatur Desa Jatiwaringin, Jaro Quik, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan mahasiswa KKN UMT tersebut.

 

Menurutnya, bantuan 100 bibit bukan sekadar bantuan tanaman, tetapi juga menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKN UMT. Bantuan 100 bibit ini mudah-mudahan menjadi awal untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan menghijaukan lingkungan. Jangan hanya ditanam, tetapi harus dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Jaro Quik.

 

Ia menambahkan, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan nyaman.

 

Kolaborasi KKN dan Pemerintah Desa

 

Penyerahan bibit secara simbolis di Kantor Desa Jatiwaringin menunjukkan adanya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjawab persoalan lingkungan.

 

Program sederhana seperti penanaman bibit dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran ekologis di tingkat desa. Apalagi kawasan Jatiwaringin memiliki UPT TPA yang membutuhkan perhatian bersama dalam menjaga lingkungan sekitar.

 

 

Dari aksi kecil, tumbuh kepedulian besar. Dari 100 bibit, diharapkan lahir 1000 harapan untuk lingkungan Jatiwaringin yang lebih hijau dan sehat.

 

Penulis : Chandra / Nuraini

KometNews.id – Inspiratif dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *