TANGERANG | KometNews.id – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum sukses menggelar peringatan perdana Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Sabtu malam, pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Sekretariat Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Jalan Masjid Jami Nurul Yaqin, Kampung Bunder, RT 008 RW 02, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (03/01/2026).
Acara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan, dihadiri jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan kelurahan, organisasi kemasyarakatan, serta jamaah Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum yang juga Ketua Rois Syuriah PRNU Kelurahan Bunder Ustad Didin Safrudin, didampingi Ustadjah Umi Entih (Siti Nurhasanah). Tausiyah disampaikan oleh KH Lukmanul Hakim asal Legok, Kabupaten Tangerang.
Turut hadir Qori Ustad Zulfikar dari Kampung Gebang, Desa Sukadamai, Cikupa, Tim Hadroh Rasul dari Tangerang, serta Hj. Ine Susilawati, A.Md.Kep., SKM. selaku Kepala Kelurahan Bunder.
Selain itu, tampak pula tokoh agama dan masyarakat seperti Abah KH Royani, Ustad Jazuli (Uje), Abah Ustad Encep, mantan Lurah Bunder Suyono, Ketua MUI Kelurahan Bunder A.M. Rouf, jajaran pengurus PRNU Kelurahan Bunder, Ormas Pemuda Pancasila, BPPKB, Karang Taruna, Ketua RT 008, Ketua RT 010 Emo, Ketua RW 02, Ketua RW 03 Yuyu Zulkarnaen, serta para jamaah dan tamu undangan lainnya.
Dalam tausiyahnya, KH Lukmanul Hakim menjelaskan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan agung Nabi Muhammad SAW yang sarat hikmah dan pelajaran keimanan.
“Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah SWT,” jelasnya.
Ia menambahkan, peristiwa yang terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian tersebut mengajarkan umat Islam tentang kesabaran, keteguhan iman, dan pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama.
Pada kesempatan itu, KH Lukmanul Hakim juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana alam agar diberikan kekuatan, kesabaran, serta keselamatan oleh Allah SWT.
Sementara itu, lurah Bunder Hj. Ine Susilawati dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut dan berharap dapat menjadi momentum peningkatan kualitas spiritual masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum atas undangan ini. Semoga peringatan Isra Mi’raj 1447 H mampu meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat, seraya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persatuan dalam kebaikan.
Pimpinan Majelis Dzikir dan Ta’lim Manbaul Ulum Ustad Didin Safrudin menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini merupakan agenda perdana yang diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin tahunan.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena diberi kesempatan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari perjalanan suci Rasulullah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Senada, Ketua Panitia Ustad Usman menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, mulai dari pemerintah kelurahan, RT/RW, LPM, Karang Taruna, ormas, jamaah, hingga panitia pelaksana.
“Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan kerja keras kita semua. Acara ini berjalan lancar berkat kebersamaan dan kekompakan,” pungkasnya.
Rangkaian acara diawali dengan tahlil, dzikir, dan sholawat yang dipimpin Ustad Jazuli (Uje), kemudian ditutup dengan doa oleh Ustad H. Daelami, menambah suasana religius dan penuh keberkahan.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini diharapkan menjadi momentum penguatan iman, ukhuwah Islamiyah, serta kepedulian sosial bagi seluruh masyarakat Kelurahan Bunder dan sekitarnya.
Penulis : Chandra AB