Kometnews.id – Serpong
Kabar duka datang dari dunia seni budaya dan keagamaan. Suhaemi (Babeh Jimmy/Bang Jabrik), suami dari Mpo Sani, telah berpulang ke Rahmatullah. Almarhum menghembuskan napas terakhir di tengah keluarga tercinta, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Alm. Nanung dan keluarga besar Alm. Suhaemi.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat di TPU Sengkol, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu. Sejumlah kerabat, sahabat, hingga murid-murid almarhum turut hadir mengantarkan kepergian sosok yang dikenal sederhana namun penuh dedikasi.
Semasa hidupnya, Suhaemi dikenal sebagai pengajar seni budaya pencak silat Sabeni. Lahir di kawasan Rawa Belong, ia aktif sebagai anggota yang mengabdikan diri dalam mengajarkan silat Sabeni kepada generasi muda.
Dedikasinya dalam melestarikan budaya Betawi tersebut menjadikan dirinya sosok yang dihormati di lingkungan masyarakat.
Tidak hanya di bidang seni budaya, almarhum juga dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan. Ia rutin mengikuti pengajian di Majlis Nuril Anwar yang dipimpin oleh Ustadz Roni.
Kehadirannya di majelis tersebut mencerminkan keseimbangan antara menjaga budaya dan memperkuat nilai spiritual.
Tidak hanya sebagai pengajar, almarhum juga dikenal aktif membina karakter para muridnya.
Ia menanamkan nilai disiplin, hormat kepada sesama, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Bagi banyak murid, Babeh Jimmy / Bang Jabrik bukan sekadar guru, melainkan sosok panutan yang membimbing dengan penuh kesabaran.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar, terutama bagi dunia seni budaya lokal dan lingkungan keagamaan. Dedikasi yang telah ia tanamkan diharapkan terus hidup melalui para murid dan generasi penerus yang pernah ia didik.
Pemimpin Redaksi Kometnews.id, Chandra, turut menyampaikan duka mendalam atas wafatnya almarhum.
“Almarhum bukan hanya pengajar, tetapi penjaga nilai-nilai budaya. Sosok seperti beliau semakin langka. Karya dan dedikasinya akan terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Chandra.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Kometnews.id, Nuraini, yang juga bagian dari keluarga besar Alm. Nanung, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.
“Kami dari keluarga besar Alm. Nanung sangat kehilangan sosok beliau. Almarhum adalah panutan, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Nuraini.
Pimpinan Majlis Nuril Anwar, Ustadz Roni, juga menyampaikan kesaksiannya terhadap almarhum.
“(Babeh Jimmy/Bang Jabrik) adalah sosok yang istiqomah dalam menghadiri pengajian. Beliau sederhana, rendah hati, dan selalu menjaga silaturahmi. Kami sangat kehilangan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya dan menempatkan beliau di tempat terbaik,” tutur Ustadz Roni.
Pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari berbagai pihak. Mereka memohon agar segala kesalahan almarhum semasa hidup dapat dimaafkan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT,” ujar perwakilan keluarga.
Kepergian Suhaemi (Babeh Jimmy/Bang Jabrik) menjadi pengingat bahwa dedikasi terhadap budaya dan nilai keagamaan adalah warisan yang tak lekang oleh waktu. Jejaknya akan terus hidup dalam setiap ajaran silat dan nilai-nilai kebaikan yang ia tinggalkan.
Penulis : Chandra
