TANGERANG | KometNews.Id – Fenomena kecanduan live streaming kembali memicu keretakan rumah tangga. Seorang pria berinisial KK mengaku rumah tangganya berada di ambang perpisahan setelah istrinya diduga lebih memilih aktif melakukan siaran langsung di aplikasi Poppo dibanding menjalankan kewajibannya sebagai istri dan mengurus keluarga.
Menurut pengakuan KK kepada awak media, awalnya ia tidak mempermasalahkan aktivitas istrinya bermain media sosial dan live streaming. Bahkan, ia sempat memberikan izin karena menganggap kegiatan tersebut hanya sebatas hiburan bersama teman dan kerabat.
Namun seiring waktu, KK mulai merasakan perubahan sikap sang istri. Ia mengaku curiga lantaran istrinya kerap berkomunikasi dengan orang lain hingga larut malam melalui chat maupun sambungan telepon.
“Awalnya saya memang mengizinkan istri saya live streaming bersama teman dan saudara-saudaranya. Tapi lama-kelamaan ada perubahan sikap. Saya sering mendapati istri saya chat dan telepon dengan orang lain pada malam hari,” ujar KK.
Kecurigaan itu semakin memuncak ketika pekerjaan rumah tangga disebut mulai terbengkalai akibat aktivitas live streaming yang dilakukan hampir setiap hari. Kondisi tersebut akhirnya memicu pertengkaran dalam rumah tangga mereka.
Merasa rumah tangganya mulai tidak sehat, KK kemudian meminta istrinya menghentikan aktivitas live streaming di aplikasi Poppo. Namun permintaan itu justru memicu konflik yang lebih besar.
“Saya meminta istri saya berhenti live karena banyak pekerjaan rumah terganggu. Tapi istri saya tetap ingin melanjutkan kegiatan itu. Dari situ kami sering cekcok,” lanjutnya.
Situasi memanas ketika sang istri meminta izin pulang ke rumah orang tuanya di wilayah Jawa Barat dengan alasan ingin menenangkan diri. KK mengaku sempat diyakinkan oleh pihak keluarga istrinya agar mengizinkan kepulangan tersebut.
Pada 1 Mei 2026 pagi, KK bahkan mengantar langsung istrinya beserta anak mereka ke pangkalan bus di kawasan Cikokol, Kota Tangerang.
Namun sesampainya di kampung halaman, KK mengaku kecewa karena mendapati istrinya masih aktif melakukan live streaming. Yang membuatnya semakin terpukul, aktivitas tersebut justru disebut mendapat dukungan dari kakak ipar istrinya berinisial SS.
Dalam pesan WhatsApp yang ditunjukkan kepada awak media, SS diduga secara terang-terangan membela keputusan adiknya untuk tetap live streaming dan bahkan menyinggung soal perpisahan rumah tangga KK.
“Memang saya yang mengizinkan untuk live. Tidak apa-apa jika KK mau pisah. Pisah saja, masalah anak biar keluarga di sini yang rawat,” tulis SS dalam pesan singkat tersebut
.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan rumah tangga yang dipicu penggunaan media sosial dan aplikasi live streaming secara berlebihan. Pengamat sosial menilai minimnya kontrol penggunaan platform digital di lingkungan keluarga dapat memicu konflik, perselingkuhan emosional, hingga renggangnya hubungan suami istri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak istri terkait tudingan yang disampaikan KK. Awak media juga masih berupaya menghubungi pihak keluarga istri untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.
